Sejarah Penghapus : AIB SEJARAH

Sejarah Penghapus



Sebelum tahun 1770 untuk menghapus tulisan pensil digunakan serbuk roti. Pada tahun 1770, Edward Naime-seorang Insinyur Inggris, disebut sebagai pencipta penghapus karet yang pertama.

 Tahun 1839, Charles Goodyear menemukan proses vulkanisasi, kaedah yang merawat dan menjadikannya bahan yang tahan lama. Dalam perkembangannya, penghapus menjadi benda yang umum dengan perkembangan karet yang divulkanisasi.

 Tahun 1858, Hyman Lipman dari Philadelphia-AS, menerima paten pertama yang menggabungkan penghapus dengan pensil. Selanjutnya paten ini digagalkan karena hanya merupakan gabungan dua peralatan bukan produk baru sepenuhnya.

 Seiring dengan berkembangnya peradaban manusia, manusia ingin mengabadikan sesuatu dalam bentuk tulisan. Jika di Nusantara, dituliskannya di atas secarik daun lontar. Tulisan seperti ini tentu tak perlu penghapus! Dengan bekembangnya jaman, digunakanlah pensil. Permasalahan terus berkembang dan keinginan untuk menghapus bila terjadi kesalahan. 

 Penghapus mengiringi kebutuhann penggunaan pensil. Bagaimana untuk mengoreksi kesalahan bila menulisnya menggunakan bolpoint? Tentu saja sejarah penghapus akan berbeda dengan sejarah ditemukannya tippex! Barangkali penemuan tippex terkait dengan penggunaan bolpoint!
READ MORE - Sejarah Penghapus : AIB SEJARAH

Sejarah Penghapus



Sebelum tahun 1770 untuk menghapus tulisan pensil digunakan serbuk roti. Pada tahun 1770, Edward Naime-seorang Insinyur Inggris, disebut sebagai pencipta penghapus karet yang pertama.

 Tahun 1839, Charles Goodyear menemukan proses vulkanisasi, kaedah yang merawat dan menjadikannya bahan yang tahan lama. Dalam perkembangannya, penghapus menjadi benda yang umum dengan perkembangan karet yang divulkanisasi.

 Tahun 1858, Hyman Lipman dari Philadelphia-AS, menerima paten pertama yang menggabungkan penghapus dengan pensil. Selanjutnya paten ini digagalkan karena hanya merupakan gabungan dua peralatan bukan produk baru sepenuhnya.

 Seiring dengan berkembangnya peradaban manusia, manusia ingin mengabadikan sesuatu dalam bentuk tulisan. Jika di Nusantara, dituliskannya di atas secarik daun lontar. Tulisan seperti ini tentu tak perlu penghapus! Dengan bekembangnya jaman, digunakanlah pensil. Permasalahan terus berkembang dan keinginan untuk menghapus bila terjadi kesalahan. 

 Penghapus mengiringi kebutuhann penggunaan pensil. Bagaimana untuk mengoreksi kesalahan bila menulisnya menggunakan bolpoint? Tentu saja sejarah penghapus akan berbeda dengan sejarah ditemukannya tippex! Barangkali penemuan tippex terkait dengan penggunaan bolpoint!

0 komentar:

Post a Comment